Penyair buta
Ketika kita sadar akan alam yang kita injak ini adalah alam yang penuh dengn gergaji kehidupan. Bahkan kita pun taksadar bahwa gergaji itu telah membelah kayu teriplek tipis yang di pakai oleh kehidupan kita. Satu kata untuk kita LAWAN…….
Seorang penyair buta akan segala kehidupannya penuh dengan goncangan2 pikiran di hidupnya…… dan waktu yang telah ia jalani bagaikan hembusan angin saja dan tak tau akan harus pergi kemana????
bila bumi itu bulat aku tak akan bisa merasa kan apa yang aku rasakan… terus yang kurasakan hanya suatu kebingungan saja
apa aku hanya bisa bingung itu kata siapa??????????/
memangnya aku orang bingung
aku kan sama seperti manusia biasa tapi aku hanya tidak bisa merasakan apa nikmatnya hidup………
“kau tidak buta tapi kau hanya bisu”
“Maksud kamu aku ini bisu”
“ia kamu hanya bisu tidak buta”
Perkataan yang sangat menyenangkan hati seorang penyair. Tapi itu hanya angin lewat saja. Sampah pun berbisik pada dirinya.
“ hai malam ini apa yang kamu lakukan? tolong tunjukan pada ku kalau kau memang buta”
“aku akan melakukan apa yang akan kau lakukan”
Memang kau tau apa yang akan aku lakukan
“ ya mungkin aku akan tau”
Ciumlah tai itu kalau memang tidak bisu dan tau apa yang aku akan lakukan
Ya aku akan melalukan itu karena kamu memang gila
Yah….. itu hanya ilusi ku saja bisa mencium tai karena kemauan orang gila. Tapi aku memang buta dan tak tau apa yang aku rasakan saat ini.
Nikmat disana suatu desa yang penuh dengan keasrian alam yang mencurahkan hati..
Tapi bom terdengar di tengah kota yang ramai, aku akan bergerak kearah dimana ada bom yang telah berikan aku petunjuk karena aku buta.
Di ujung jalan ada seorang pemuda berdandanan rapi seperti seorang intelek muda. Disana timbul suatu pertanyaan pada dia..
Apa yang habis kau lakukan pada dunia ini
Aku tidak melakukan apa2
Kenapa kau memakai jas dan membawa tas
Ya saya habis bekerja
Kok memakai jas dan membawa tas tidak memakai mobil pula
Karena dunia telah kejam pada diri ku
Perkataan yang sangat hebat di dengar “karena dunia telah kejam pada diri ku”
Dasar wong edan kalau mau mati ya mati saja ga usah berkata seperti itu. (dia berlari kencang dan tiba diperapatan) pilihan yang menyulitkan terdiam dan ada apa di antara 3 jalan ini..?????tak lama kemudian ada seorang anak kecil sehabis pulang sekolah..
Sangat senang dan merasakan nikmatnya dunia yang sedang berputar…..
Wahai jangkrik2 yang ada di taman aku mau kamu
Aku juga mau kamu
Anak kecil itupun terkejut apa yang kamu dan langsung berlari seakan-akan melihat apa yang tak terlihat….
Di sudut kota yang sangat ramai terlihat pora-poranda seperti terkena kutukan yang sangat besar dalam kehidupan. Diam terduduk di depan kantor yang sangat rapih dan ia terdiam sejenak dan melanjutkan perjalanan nya. Sambil bersahaja kecil menikmati perjalanannya.
Seorang Ibu yang sangat sibuk membawa belanjaan dan tertatih2 ia berjalan. Seorang penyair buta itu pun menyamperinya dan membantu.
“Mari bu saya Bantu”
Ah makasih nak
“ibu sendiri saja”
Ya saya sendiri sajaEmang kamu mau kemana?
Saya mau ke mana- mana
Terhening ia berjalan bersama ibu itu….. semenjak ibu itu bertanya pada ia
Kenapa nak kamu kok hanya diam saja
Ah aku tidak apa-apa
Sepertinya ada yang lain di wajah mu apa aku salah pada mu saat aku bertanya
Tidak bu ibu tidak salah aku lah yang salah
Bu apa rumah ibu masi jauh
Tidak nak sudah dekat emang ada apa ( ibu itu langsung membuka dompet) ah ibu tau maksud kamu nak
Penyair buta pun berlari sekencang-kencangnya dan tak tau lagi harus berbuat apa…………….
Di mana ia tak tau diam dan tersenyum pada dunia ………………..
Di suatu kedai kopi yang sangat ramai…….. penyair buta memasuki kedai tersebut dan memesan apa yang ia minta……. Duduk ia di bangku pengunjung dan tersenyum ramah seakan-akan tak ada masalah dalam dirinya. Datinglah seorang pelayan kopi yang yang membawa secagkir kopi yang ia pesan di minum dan ia langsung membakar rokok yang ada di dalam sakunya beberapa menit ia menikmati kopi dengan kesendiriannya tiba-tiba ada dua orang wanita duduk di samping dia….
Terengah dia melihat wanita yang dating seakan akan mengusik kesepian dia di saat itu…… dan iya mendengar cerita dua orang wanita itu timbul pertanyaaan yang ada dalam benaknya….
Anda tinggal dimana? Tanya nya
Aku tinggal di daerah jawa timur katanya salah satu wanita itu letaknya di daerah …………….. dan sekarang aku tinggal di sini aku masih kuliah di univ ……….
Oya siapa nama anda
Nama saya Widya
Tadi saya mendengarkan ceritakamu,kamu mempunyai dua bapak dan dua ibu apa benar??
Benar sekali saya mempunyai dua bapak dan dua ibu….
Bagaimana ceritanya
Wah ceritanya panjang sekali…
Apa aku boleh tau cerita itu…
Wah sayasenang sekali ada yang mau mendengarkan cerita saya
Jadi cerita nya dulu aku mempunyai seorang pacar yang baik sekali sifatnya tetapi ia sangat tertutup pada kedua orang tuanya dan semenjak aku mengenal nya dia sangat mendengar kata-kata dari saya semua yang di larang sama saya ia selalu mendengarnya Bahkan orang tuanya pun sangat terkejut saat melihat anaknya berubah derastis…
Saya mau tahu di mana anda kenal laki2 itu?
Sambil termalu iya menceritakannya…..
Gini mas ceritanya : saya mengenal pacar saya itu sangat tidak di sengaja. Pada saat itu teman kakak saya mengajak adiknya untk acara dihari falentien. Adikya itu ya pacar saya nah dari situ saya mengenalnya… dan kami saling mengenal dan kami mencoba untuk pacaran….
Pada saat dia dirumah hanya mengurung diri dan tak pernah bicara masalah apa yang ada pada pacarku….. bahkan saat meminta sesuatu saja hanya memakai kerta kosong yang ada di meja kerja bapaknya….. saya pun merasa bingung saat saya melihat sifat pacar saya itu seperti itu…… ketika iya pulang pada suatu malam dia bertemu pada kedua orang tuanya di ruang keluarga….. dan iya hanya nyelonong dan masuk kamar dan keluar hanya mengambil air hudhu…. Terengah kedua orang tuanya melihat anak nya seperti itu siapa kah yang melakukan semuanya bertanya-tanya pada kedua hati orang tua itu siapa kah yang bias berbuat anaknya seperti itu…… demi selidik yang sangat baik kedua orang tuanya pun mengetahui kalau anaknya berubahberubah karena saya…. Kedua orang tuanya pun bertamu kerumah saya dan itu tampa sepengetahuan pacar saya / anaknya….. dan saya jujur pada kedua orang tuanya dan kedua orang tua saya. Saya pun tak tau apa yang saya sudah saya lakukan pada pacar saya,tapi saya hanya memberikan apa yang saya mampu itu saja……………
Dan pada suatu ketika pacar saya main dirumah saya waktu itu malam hari sekitar jam 9 malam iya pulang dari rumah saya. Dia pun pamit pada pada saya dan orang tua saya tak ada tanda-tanda yang aneh pada malam itu. Sekitar jam 10 malam saya di kabarkan pada kedua orang tua pacar saya katanya anaknya kecelakaan yang sangat dasyat.. saya terkejut saat mendengar kabar itu… pacarku langsung di bawa ke rumah sakit terdekat, dan tidak ada satu pun rumah sakit yang mampu menerima, saat berjam jam saya menemaninya dalam keadaan sekarat dan akhirnya pacar saya di bawa ke rumah sakit yang mampu menerima pacar saya….. perasaan saya pun sangat terguncang saat saya melihat pacar saya seprti itu dan akhirnya pacar saya di masukkan ruang intensif. Saat itu aku merasa bingung dan tak tau harus berbuat apa lagi…………. seorang dokter pun keluar dari ruangan itu dan mengatakan pada pada kedua orang tuanya dan saya…. Maaf ibu dan bapak orang tuanya? Iya dan m’ba ini siapa saya saudaranya kata saya…. Begini ya bu, pak sekarang ini anak ibu dalam keadaan yang sangaat keritis sekali, kami akan melakukan sekuat tenaga kami dan menolong anak ibu dan bapak oleh karena itu ibu dan bapak harus memberikan semangat kepada anak bapak dan ibu medis karena pada saat ini medis tidak keseluruhan memberikan kesembuhan dengan total jadi bapak dan ibu harus memberikan semangat pada dia. Saya pun masuk kedalam ruangan tersebut kami memberikan kata –kata yang sangat mendukung…… dan saya pun berkata dengan kata-kata yang pernah di ucapnya. Eh nyet ini aku, aku mau kamu bangun dan tidak tidur ayo nyet km pasti bias…. Entah mujijat apa yang membuat tangan pacar ku bias bergerak hingga menyentuh pipi saya padahal tangan pacar saya itu sudah patah…. Semua yang ada di dalam ruangan itu mersa ter engah pada kejadian itu……. Seakan akan pacar ku itu akan sembuh kembali dan kembali normal….. denyut nadinya pun kembali ber detak seakan-akan normal, mata kananya pun meneteskan air mata seakan akan ada penyesalan dalam dirinya……… dan akhirnya pagi pun dating karena saya harus sekolah dan belajar. Pada saat sekolah saya pun di antar oleh supir pribadi orang tua pacar saya….. karena jarak yang ditempuh sangat jauh dari rumah sakit ke sekolahan saya. Saya merasa sedih di perjalanan saya menuju sekolah dan saya belajar di kelas juga tidak merasa nyaman. Lima jam berlalu saya di sekolah rasa ini tak lagi bertambah nyaman, seperti ada rasa yang mengganjal saja. Ketika jam sebelas saya di hubungi oleh orang tua pacar saya. Katanya ”kamu harus lekas ke rumah sakit ke adaan anak kami sangat keritis” perasaan saya semakin menjadi jantungku semakin cepat berdebar dan tak tahu apa lagi rasannya…. Berapa menit kemudian supir pribadi orang tuanya pun dating. Di dalam perjalanan saya pun sudah mempunyai pirasat yang sangat buruk kepada pacar saya. Ketika saya sampai di rumah sakit semua diruangan itu sudah terhening, tak ada kata-kata lagi yang ada hanya keharuan dalam ruangan itu. Dan saya hanya menangis dan menerima kenyataan yang sangat pahit dalam hidup saya. Di dalam keheningan ruangan itu orang tua pacar sayayang merasakan kehilangan, sangat mendalam mengatakan pada saya kami selaku orang tua ingin kamu menjadi anak kami, karena kami telah merasa kamu adalah anak kami sendiri……
Setelah pemakaman almarhum pacar saya, kedua orang tuanya bertamu kerumah saya untuk memberitakan kepada orang tua saya bahwa saya akan di angkat menjadi anak…. Dan orang tua saya pun setuju…..
Begitulah mas ceritanya….
Menarik sekali cerita anda
Apa ada kisah lagi setelah itu?
Ada mas, ada ke anehan setelah kejadian itu…..
Ke anehan apa maksud anda?
Ke anehan itu terdapat di adiknya almarhum pacar saya
Boleh saya tahu bagaimana ceritanya
Oh senang sekalui saya akan menceritakan. Sektar satu minggu setelah kejadian saya sering sekali berkunjung kerumah mantan pacar saya disana ada adik mantan saya, dia senang sekali jika saya main kesana, dan pada suatu ketika saya main kesana saya di kejutkan dengan perkataan adik mantan saya, ia mengatakan apa yang pernah sikatakan oleh mantan saya “ Kaka saying kan ma adik “saya sangat terkejut ketika ia mengatakan itu pada saya seperti halnya seorang kekasih yang menanyakan tetang kasih saying. Waktu pun berjalan dengan wajar saya pun lulus sekolah. Dan saya pun akan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi daerah yang saya tuju yaitu jogjakarta. Dan saya dapat univ disana dan akhirnyasaya sekarang semester satu di univ yang saya hinggap sekarang ini. Saya sering smsan sama mama dan papa angkat saya dan adik mantan saya juga. Tapiada ke anehan di dalam sms itu saya juga seperti tidak percaya apa yang adik mantan saya itu katakan dalam smsnya sama seperti sms manta saya,dalam kata- katanya dan di akhir ujung kata ada kata “sayang”setiap sms.
Penyair buta pun terdiam dan tak menanyakan lagi kisah selajutnya dan hanya ber kata
“terima kasih”
Sang penyair buta pun berjalan melanjutkan perjalanan yang tak tanpa tujuan. Berjalan terus dan terus tak ada kata akhir sampai takdir yang hanya menghentikanya. Di perjalannya pun dia menemukan seorang lagi yaitu seorang kakek tua setengah baya. Seorang kakek ini hanya lah berjalan dadengan tertatih-tatih seakan-akan tak berharap banyak lagi untuk suatu hidup yang pasti. Penyair muda pun menghampiri dan mulai mengikutinya dengan perlahan-lahan dengan langkah yang seirama dengan sang kakek. Dengan aroma dan aura yang dikeluarkan seorang penyair buta menyadarkan kakek bahwa ada yang mengikuti jejak langkahnya yang tergontai dimakan usia itu. Sang penyair buta pun berdampingan dengan sang kakek dan mulai berbincang. Awal kata sang penyair buta memulai pertanyaan dengan.
Apa kabarkek?
“baik2 saja”
Mau kemana kek, kelihatanya kakek berjalan begitu semangatnya?
“kamu jangan bergurau dan jangan selalu mencelakan orang lain apa lagi dengan orang yang tua seperti saya”
Penyair buta pun terdiam dan hanya bersampingan dengan kakek dengan mengikuti irama jalan yang santai tapi dengan semangat yang sangat luar biasa. Dan penyair buta pun segera membereskan sebuah petanyaan yang ia lontarkan sebelumnya.
Sa….sa….saya tidak bergurau dan tidak mencela saya hanya bertanya dan itu mungkin pujian buat kakek……adi jika saya salah dengan pertanyaan tadi saya minta maaf
“memangnya kamu itu mau kemana dan kenapa kamu menghampiri saya yang sudah tua ini”?
Saya hanya ingin menemani kakek yang sedang berjalan dan membicarakan suatu hal pada kakek?
“jadi itu maksud kamu menghampiri saya”?
Ya itu
“tadi kamu bicara ingin memicarakan sesuatu pada saya? Memang mau bicara apa?
Saya hanya ingin bertanya “saya ini siapa”
Sang kakek terdiam dan memikirkan sesuatu apa yang iya pertanyakan dan seharusnya pertanyaan itu yang harus menjawab adalah dirinya sendiri.
Dan sepertinya sang penyair buta itu tidak salah menanyakan pada sang kakek itu….
Dikarenakan sang kakek ini adalah seorang yang ahli tentang pisikologi seseorang.. tapi itu dulu mungkin lain dengan sekarang. Dan kebanyakan kata orang “semakin banya usia yang ia pegang makin menurun daya ingat dia”.
“ah kamu hanya orang biasa dan kamu hanya terlalu banyak berfikir tentang dunia”
Maksud kakek?
“ya… kamu sudah sudah terlalu banyak memikirkannya”
Tapi apa aku boleh bertanya pada kakek?
“apa yang kamu akan pertanyakan pada saya anak muda?”
Apa kakek tidak pernah memikirkan tentang dunia ini
Posted in Film | 1 Comment »